Harimau

Harimau
Harimau Bengal (P. tigris tigris)

Harimau Bengal (P. tigris tigris)
Status konservasi

Terancam [1]
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Carnivora
Famili: Felidae
Genus: Panthera
Spesies: P. tigris
Nama binomial
Panthera tigris
(Linnaeus, 1758)
Sejarah penyebaran harimau (kuning pucat) dan pada tahun 2006 (hijau).[2]

Sejarah penyebaran harimau (kuning pucat) dan pada tahun 2006 (hijau)
Sinonim
Felis tigris Linnaeus, 1758
Tigris striatus Severtzov, 1858Tigris regalis Gray, 1867

Harimau atau macan tergolong dalam kerajaan hewan dalam filum kordata (mempunyai saraf tulang belakang), sub-filum vertebrata (bertulang belakang), kelas mamalia (berdarah panas, berbulu dengan kelenjar susu), pemakan daging (karnivora), keluarga felidae (kucing), genus panthera, spesies tigris (harimau).

Harimau biasanya memburu mangsa yang agak besar seperti rusa sambar, kijang, babi, kijang, kancil, tetapi akan memburu hewan kecil seperti landak apabila mangsa yang agak besar itu tidak ada.

Fisik

Harimau dikenal sebagai kucing terbesar, harimau pada dasarnya mirip dengan singa ukurannya, walaupun sedikit lebih berat. Beda subspesies harimau memiliki karakteristik yang berbeda juga, pada umumnya harimau jantan memiliki berat antara 180 dan 320 kg dan betina berbobot antara 120 dan 180 kg. Panjang jantan antara 2,6 dan 3,3 meter, sedangkan betina antara 2,3 dan 2,75 meter. Di antara subspesies yang masih hidup, Harimau Sumatra adalah yang paling kecil dan Harimau Siberia yang paling besar.

Loreng pada kebanyakan harimau bervariasi dari coklat ke hitam. Bentuk dan kepadatan lorengnya berbeda-beda subspesies satu dengan yang lain, tapi hampir semua harimau memiliki lebih dari 100 loreng. Harimau Jawa yang sekarang sudah punah kemungkinan memiliki loreng yang lebih banyak lagi. Pola loreng unik setiap harimau, dan dapat digunakan untuk membedakan satu sama lain, mirip dengan fungsi cap jari yang digunakan untuk mengindentifikasi orang. Ini bukan, bagaimanapun juga, metode pengidentifikasian yang disarankan, terkait kesulitan untuk merekam pola loreng pada harimau liar. Sepertinya fungsi loreng adalah untuk kamuflase, untuk menyembunyikan mereka dari mangsanya.

Subspesies

Harimau Bengal

Harimau Sumatra

Harimau Siberia

Ada sembilan subspesies harimau dalam genus Panthera. Enam di antaranya masih hidup pada masa sekarang. Tiga subspesies harimau selebihnya telah dianggap punah secara resmi.

Subspesies yang masih hidup

  • Harimau Indochina (Panthera tigris corbetti) – yang terdapat di kawasan hutan hujan dan padang rumput Malaysia, Kamboja, Republik Rakyat Cina, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam.
  • Harimau Bengal (Panthera tigris tigris) – yang terdapat di kawasan hutan hujan dan padang rumput Bangladesh, Bhutan, Republik Rakyat Cina, India, dan Nepal.
  • Harimau Tiongkok Selatan (Panthera tigris amoyensis) – yang tinggal di kawasan hutan hujan dan padang rumput tengah dan barat Republik Rakyat Cina.
  • Harimau Siberia (Panthera tigris altaica) – atau juga dikenal sebagai Amur, Ussuri, Harimau Timur Laut China, atau harimau Manchuria. Harimau Siberia tinggal di kawasan hutan hujan dan padang rumput Cina, Korea Utara, dan Asia Tengah di Russia.
  • Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) – yang tinggal hanya di kepulauan Sumatera.
  • Harimau Malaya (Panthera tigris jacksoni) – yang tinggal hanya di Semenanjung Malaysia.

Subspesies yang sudah punah

  • Harimau Caspian (Panthera tigris virgata) – yang telah punah sekitar 1950an. Harimau Caspian ini pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan dan padang rumput Afganistan, Iran, Mongolia, Turki, dan kawasan Asia tengah Russia.
  • Harimau Jawa yang punah tahun 1972.

    Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) – yang telah punah sekitar 1972. Harimau Jawa pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan pulau Jawa, Indonesia.

  • Harimau Bali (Panthera tigris balica) – yang telah punah sekitar 1937. Harimau Bali pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan kepulauan Bali, Indonesia.

Harimau sebagai hewan nasional

Harimau adalah hewan nasional dari:

  • Cina, bersama naga dan panda; harimau adalah simbol tidak resmi.
  • Banglades (Harimau Bengal)
  • India (Harimau Bengal)
  • Malaysia
  • Nepal (Harimau Bengal)
  • Korea Utara (Harimau Siberia)
  • Korea Selatan
  • Nazi (sudah tidak ada) bersama dengan elang hitam.
  • USSR (sudah tidak ada) (Harimau Siberia)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: