Anjing Spitz

Spitz adalah sebutan untuk berbagai jenis anjing ras yang memiliki ciri khas bulu tebal dan panjang, serta daun telinga yang agak kecil dan berdiri. Ekor berbulu lebat dan melengkung ke arah punggung. Dalam bahasa Jerman, “spitz” antara lain berarti runcing atau tajam.

Anjing spitz cocok hidup di belahan bumi utara yang beriklim dingin. Bulu anjing spitz bagaikan mantel berlapis dua. Lapisan bulu sebelah dalam lebih rapat daripada lapisan bulu bagian luar, bersifat tahan air, dan berfungsi sebagai isolasi untuk menahan panas tubuh. Bentuk daun telinga yang kecil mengurangi risiko daun teling terkena radang dingin, sedangkan bulu tebal yang tumbuh di antara kuku melindungi telapak kaki dari permukaan es yang tajam.

Asal-usul anjing ras spitz tidak diketahui dengan pasti. Walaupun demikian, hampir semua anjing spitz yang dikenal sekarang berasal dari wilayah Arktik. Sampai sekarang belum ditemukan bukti arkeologis yang menunjukkan tahap transisi dari serigala menjadi anjing spitz.

Kegunaan

Melalui penangkaran selektif, anjing jenis spitz telah mengalami evolusi agar dapat membantu manusia dalam berburu, menggembala ternak, dan menarik kereta salju. Anjing jenis spitz yang besar dan kuat seperti Anjing Beruang Karelia dan Elkhound Norwegia digunakan untuk berburu rusa besar dan rusa merah. Anjing spitz tipe kecil seperti Spitz Finlandia dan Lundehund Norwegia dipakai di Skandinavia untuk berburu burung dan mamalia kecil.

Anjing Eskimo Kanada dan Anjing Greenland adalah jenis spitz yang paling besar. Hingga di abad ke-19, kedua anjing ras tersebut dipakai untuk menarik kereta salju, tapi perannya digantikan Siberian Husky yang lebih kecil. Jenis spitz yang lain, Lapphund Finlandia (Suomenlapinkoira) digunakan untuk menggembala rusa kutub oleh suku Sami.

Bulu yang tebal dan empuk, ekor yang melengkung, moncong yang lancip, dan daun telinga yang kecil menjadikan anjing spitz disenangi orang. Penampilannya yang cantik membuat orang menangkarnya untuk dijadikan anjing peliharaan, atau anjing mainan. Anjing Pomeranian yang kecil mungil adalah salah contoh anjing mainan yang berasal dari anjing ukuran besar sebesar Keeshond.

Walaupun demikian, anjing spitz sering masih memiliki ciri khas serigala, seperti kemandirian yang berlebihan, cepat curiga, dan agresif terhadap manusia yang tidak dikenal atau binatang lain. Beberapa jenis anjing spitz seperti Anjing Beruang Karelia hampir tidak mungkin dilatih sebagai anjing peliharaan.

Daftar anjing spitz

Daftar berikut ini tidak lengkap, dan mengelompokkan sejumlah anjing ras sebagai anjing jenis spitz hanya berdasarkan ciri-ciri fisik saja.

Akita Inu
Husky Alaska
Klee Kai Alaska
Alaskan Malamute
Anjing Eskimo Amerika
Anjing Eskimo Kanada
Chinook
Chow Chow
Eurasier
Lapphund Finlandia (Suomenlapinkoira)
Spitz Finlandia
Spitz Jerman
Anjing Greenland
Hokkaidō
Anjing gembala Islandia
Jamthund
Spitz Jepang
Kai Ken
Anjing Beruang Karelia
Keeshond
Anjing Kintamani
Anjing Jindo Korea
Herder Lapponia (Lapinporokoira)
Buhund Norwegia
Elkhound Norwegia
Lundehund Norwegia
Phalène
Pomeranian
Samoyed
Schipperke
Seppala Siberian Sleddog
Shiba Inu
Shikoku Inu
Vallhund Swedia
Volpino Italiano
Welsh Corgi (Pembroke)
Laika Siberia Barat

Iklan

3 Tanggapan

  1. nice article!

    Jadi spitz itu tipe anjing gunung toh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: