Pilang

Pilang atau kabesak adalah sejenis pohon dari suku Fabaceae (=Leguminosae, polong-polongan) penghuni savana dan hutan musim di daerah kering. Bertajuk menyerupai payung, pohon dengan kulit batang berwarna putih kekuningan ini sering nampak menyolok di tengah-tengah semak dan padang rumput. Sebutan lainnya di antaranya: opilan, pélang (Md.); pélang (Bali); kai bèsak, ai bèsak (Rote); dan kabèsa’ (Timor).

Nama-namanya dalam bahasa lain, di antaranya: hiwar, haribawal, pilo-bawal (Gujarati); rhea, reru, rinj, rayni, safed kikkar (Hindi); safed babul (Bengali); sarai, vel-vaghe (Tamil); ta-noung (Burma); chalaep-daeng, phayamai (Thai); serta white-bark acacia, brewers acacia, distillers acacia (Inggris).

Semak atau pohon berduri (acacia, dari akis (Gr.): duri), tinggi hingga 35m dan gemang mencapai 100cm. Berbatang kekar, dengan beberapa cabang berdiameter besar; di tempat terbuka pilang membentuk tajuk lebar rindang serupa payung. Pepagan berwarna putih atau abu-abu kekuningan (leucophloea = dengan pepagan putih), halus, mengelupas dalam helaian panjang; di bagian bawah batang yang tua berubah menjadi kasar, menyerpih dan kehitaman. Ranting-ranting penuh dengan duri-duri yang tajam, panjang hingga 2,5 cm, coklat gelap atau hitam, jarang-jarang putih. MORE 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: