Anjing Ajak

Ajag
Rentang fosil: Pasca Pleistocene-Terkini
Status konservasi

Terancam (IUCN) [3]
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Hewan
Filum: Chordata
Kelas: Mamalia
Ordo: Karnivora
Famili: Canidae
Upafamili: Caninae
Genus: Cuon
Hodgson, 1838
Spesies: C. alpinus
Nama binomial
Cuon alpinus
(Pallas, 1811)
Habitat Ajag

Habitat Ajag

Ajak atau ajag (Cuon alpinus) adalah anjing hutan yang hidup di Asia, terutama di wilayah selatan dan timur. Ajak tidak sama dengan serigala.

Ajak merupakan anjing asli Nusantara, terdapat di pulau Sumatra dan Jawa, mendiami terutama kawasa pegunungan dan hutan. Anjing kampung dan yang lainnya yang biasa dijadikan peliharaan di Indonesia, sebenarnya merupakan anjing impor yang berasal dari daerah lain. Ajak berperawakan sedang, berwarna coklat kemerahan. Di bagian bawah dagu, leher, hingga ujung perut berwarna putih, sedangkan ekornya tebal kehitaman.

Ajak biasa hidup bergerombol dalam lima hingga dua belas ekor, tergantung lingkungannya. Namun demikian, pada keadaan tertentu, ajak dapat hidup soliter (menyendiri), seperti yang ditemukan di Taman Nasional Gunung Leuser.

2 Tanggapan

  1. menarik…
    saya mohon ijin share lagi,…
    tq

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: